*Bali, 23 Agustus 2026* — Menjaga operasional kilang yang aman dan andal bukan hanya tentang memastikan proses produksi berjalan, tetapi juga tentang membangun budaya keselamatan yang tumbuh bersama setiap pekerja. Komitmen tersebut terus dijaga Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Plaju atau Kilang Plaju, salah satu kilang tertua di Indonesia yang hingga kini masih aktif menjalankan perannya dalam mendukung kebutuhan energi masyarakat.
Konsistensi tersebut kembali mendapat pengakuan melalui empat penghargaan dalam ajang Indonesia Safety Excellence Award (ISEA) 2026 yang berlangsung di Bali. Penghargaan ini menjadi apresiasi atas upaya Kilang Plaju dalam memperkuat penerapan Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan operasional.
Empat penghargaan yang berhasil diraih Kilang Plaju meliputi The Best Leadership on OSH Culture, The Best Safety Culture & Human Performance Award, The Best Sustainable Safety & ESG Award, serta The Best Climate Risk & Worker Protection Award.
Pjs. Manager HSSE RU Plaju, Ery Puspiartono, mengatakan penghargaan tersebut menjadi pengingat bahwa penerapan HSSE harus terus dijaga dan dikembangkan, terlebih bagi kilang dengan sejarah panjang dan peran strategis dalam mendukung ketahanan energi nasional.
“Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus pengingat bagi kami untuk terus menjaga standar HSSE. Bagi Kilang Plaju yang telah beroperasi selama puluhan tahun, keselamatan bukan sekadar pencapaian, tetapi menjadi bagian dari cara kami bekerja dan menjaga keberlangsungan operasional,” ujar Ery.
Menurutnya, budaya HSSE dibangun melalui konsistensi dan keterlibatan seluruh pekerja, mulai dari kepemimpinan hingga pelaksanaan pekerjaan sehari-hari. Hal ini penting untuk memastikan setiap aktivitas operasional dapat berlangsung dengan mengutamakan keselamatan pekerja, keandalan fasilitas, serta perlindungan terhadap lingkungan.
Penghargaan ISEA 2026 tersebut diperoleh setelah Kilang Plaju mengikuti rangkaian proses penjurian yang dilaksanakan secara daring pada 31 Juli 2026 dan dilanjutkan dengan malam penganugerahan di Bali pada 20–21 Agustus 2026.
Keempat penghargaan tersebut mencerminkan berbagai aspek yang menjadi perhatian Kilang Plaju dalam penerapan HSSE. The Best Leadership on OSH Culture mengapresiasi kepemimpinan dalam memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja. Sementara The Best Safety Culture & Human Performance Award menyoroti upaya peningkatan perilaku selamat dan kinerja sumber daya manusia.
Selanjutnya, The Best Sustainable Safety & ESG Award menjadi apresiasi atas penerapan keselamatan yang berjalan seiring dengan prinsip keberlanjutan dan ESG. Adapun The Best Climate Risk & Worker Protection Award mengakui kesiapsiagaan dalam menghadapi risiko iklim serta upaya perlindungan terhadap pekerja.
Bagi Kilang Plaju, penghargaan tersebut tidak menjadi tujuan akhir, melainkan bagian dari perjalanan untuk terus meningkatkan kualitas operasional. Di tengah peran strategisnya dalam menyediakan energi, Kilang Plaju terus berupaya menjaga keseimbangan antara keberlanjutan operasional, keselamatan manusia, dan tanggung jawab terhadap lingkungan.
“Pada akhirnya, yang paling penting bukan penghargaan yang kami terima, tetapi bagaimana setiap pekerja dapat kembali ke rumah dengan selamat dan operasional tetap berjalan dengan aman dan andal. Semangat inilah yang akan terus kami jaga untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan mendukung kemandirian energi nasional,” tutup Ery. (Bro Adi)












