Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
PalembangPendidikanSumsel

Dari Goresan Warna, Tumbuh Keberanian Anak di Lomba Mewarnai Greebel

Logo Media Palembang Terkini
6
×

Dari Goresan Warna, Tumbuh Keberanian Anak di Lomba Mewarnai Greebel

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PALEMBANG, Palembang terkini.com — Puluhan pensil warna bergerak di atas kertas. Ada yang perlahan mengisi bidang demi bidang, ada pula yang lincah memadukan warna sesuai imajinasi. Di tengah suasana perlombaan, wajah-wajah kecil tampak serius, tetapi sesekali terselip senyum ketika hasil goresan mereka mulai membentuk gambar yang utuh.

Pemandangan itu terlihat di Palembang Trade Center (PTC), Minggu (20/9/2026), saat sekitar 300 anak dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), hingga Sekolah Dasar (SD) se-Kota Palembang mengikuti Lomba Mewarnai Maulid Nabi dan Family Kreatif yang digelar Greebel.

Example 300x600

Namun, kegiatan tersebut bukan semata tentang siapa yang mampu menghasilkan gambar paling menarik. Di balik lembaran kertas dan warna-warni krayon, terselip proses belajar yang lebih penting: bagaimana anak berani memilih warna, menuangkan imajinasi, menyelesaikan karya, hingga menunjukkan hasilnya di hadapan orang lain.

Mengusung tema “Meneladani Akhlak Nabi, Mewarnai Dunia dengan Kebaikan, Bersama Keluarga”, kegiatan itu menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas sekaligus membangun kepercayaan diri sejak usia dini.

Owner Sumber Makmur, Dede Yusuf, mengatakan kegiatan tersebut sengaja dihadirkan sebagai wadah bagi anak-anak untuk mengeksplorasi kemampuan yang mereka miliki.

Menurutnya, tidak semua sekolah memiliki kesempatan untuk menggelar kegiatan kreatif seperti lomba mewarnai. Karena itu, Greebel menghadirkan perlombaan dengan kategori PAUD, TK dan SD agar anak-anak dapat memperoleh pengalaman sekaligus ruang untuk menunjukkan bakat mereka.

“Lomba mewarnai ini supaya anak-anak bisa mengeksplorasi kreativitasnya. Karena tidak semua sekolah melaksanakan kegiatan seperti ini, maka kami membuat kategori PAUD, TK dan SD,” kata Dede.

Bagi Greebel, kegiatan tersebut juga bukan agenda yang hanya digelar sekali. Lomba mewarnai menjadi bagian dari kegiatan yang secara rutin dilakukan untuk memperkenalkan brand sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya bakat anak.

“Pesertanya sekitar 300 anak. Kegiatan ini rutin kami lakukan. Tujuannya juga untuk memperkenalkan brand kita sekaligus mencetak dan menemukan bakat-bakat anak sejak usia dini,” ujarnya.

Dede menjelaskan, Greebel merupakan brand lokal yang memproduksi berbagai kebutuhan alat tulis bagi anak dan lingkungan sekolah, mulai dari pensil warna, krayon, pena, penghapus hingga buku tulis.

Karena sebagian besar penggunanya adalah anak-anak, aspek keamanan produk menjadi salah satu perhatian dalam pengembangan produk Greebel.

“Greebel ini brand lokal. Dari segi keamanan, produk kami aman untuk anak-anak dan bahan yang digunakan juga kami perhatikan agar sesuai untuk kebutuhan mereka,” katanya.

Bagi pemerintah daerah, ruang kreativitas seperti itu dinilai penting karena perkembangan anak tidak hanya dibentuk melalui pembelajaran di dalam kelas. Pengalaman mengikuti kegiatan di luar sekolah juga dapat menjadi bagian dari proses anak mengenali kemampuan dirinya.

Sekretaris Dinas Pendidikan Sumatera Selatan, Poniyem, mengatakan lomba mewarnai dapat menjadi sarana bagi anak untuk mengekspresikan diri sekaligus melatih kepercayaan diri.

“Kegiatan seperti ini sangat positif karena anak-anak bisa mengekspresikan kreativitasnya dan meningkatkan rasa percaya diri,” kata Poniyem.

Ia berharap semakin banyak ruang positif yang diberikan kepada anak untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitasnya. Menurutnya, pengalaman tersebut dapat membantu anak berkembang sekaligus lebih berani menunjukkan potensi yang dimiliki.

“Kita berharap anak-anak bisa mengekspresikan dan menunjukkan kreativitas masing-masing,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Asisten I Pemerintah Kota Palembang, Edison. Menurutnya, kesempatan bagi anak untuk berkreasi sejak dini menjadi bagian penting dalam proses menggali potensi mereka.

“Alhamdulillah, hari ini ada acara lomba yang memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk berkreasi dan mengembangkan potensi dirinya agar lebih baik lagi ke depan,” kata Edison.

Menurut Edison, keberanian tampil di depan umum juga perlu dibangun sejak anak masih kecil. Anak yang terbiasa mengikuti kegiatan positif akan memiliki pengalaman untuk menunjukkan kemampuan dan berinteraksi dengan lingkungan yang lebih luas.

“Kita berharap anak-anak menjadi generasi hebat di masa yang akan datang. Sejak usia dini, potensi mereka harus digali. Kita ingin anak-anak semakin kreatif dan berani tampil di muka umum,” ujarnya.

Di antara ratusan peserta, ada pula anak-anak yang sudah cukup akrab dengan dunia lomba seni. Salah satunya Aqilla Marwah Yansah, siswi kelas III SD Negeri 50 Palembang, yang datang bersama ibunya, Indah.

Bagi Indah, mengikuti lomba bukan hanya soal mengejar gelar juara. Ada pengalaman dan kegembiraan yang dirasakan anak ketika bertemu dengan peserta lain dan mencoba kemampuannya dalam suasana perlombaan.

“Ini kegiatan yang menyenangkan untuk anak karena pesertanya juga banyak, jadi anak lebih semangat,” kata Indah.

Aqilla sendiri cukup sering mengikuti berbagai event melukis. Sejumlah pengalaman tersebut bahkan membawanya meraih prestasi. Salah satunya saat mengikuti lomba melukis di Benteng Kuto Besak (BKB) dengan tema Ratu Sinuhun dan meraih juara harapan II.

“Alhamdulillah, anak saya Aqilla sering mengikuti event melukis seperti ini dan sering juga menjadi juara. Pernah menjuarai melukis di BKB dengan tema Ratu Sinuhun dan meraih harapan II,” ujarnya.

Bagi Indah, pengalaman seperti itu penting untuk terus menjaga semangat anak dalam berkarya. Ia berharap Aqilla semakin percaya diri dan terus mengembangkan kemampuan seninya.

“Harapannya ke depan lebih semangat dan lebih banyak lagi prestasi yang dapat diraih. Untuk Greebel, semoga lebih banyak lagi kegiatan serupa yang diselenggarakan,” pungkas Indah.

Di sisi lain, kegiatan tersebut juga memperlihatkan bahwa dukungan orang tua menjadi bagian penting dalam perjalanan kreativitas anak. Orang tua tidak hanya hadir sebagai pendamping, tetapi juga menjadi sumber semangat ketika anak berhadapan dengan tantangan dalam sebuah perlombaan.

Edison pun menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mendampingi anak-anak mereka. Ia juga mengapresiasi Greebel dan Sumber Makmur yang telah menyediakan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas.

“Kepada orang tua, terima kasih sudah mendampingi anak-anaknya. Kepada Greebel juga kami ucapkan terima kasih karena telah memfasilitasi kegiatan ini dan memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengembangkan kreativitas,” katanya.

Pada akhirnya, lomba mewarnai di PTC tersebut meninggalkan pesan yang lebih luas dari sekadar hasil perlombaan. Setiap warna yang dipilih anak menjadi bagian dari proses belajar mengenal diri, sementara setiap karya yang diselesaikan menjadi pengalaman kecil untuk membangun keberanian.

Bagi Sumber Makmur sebagai grosir alat tulis kantor dan sekolah, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen menghadirkan kebutuhan pendidikan dengan slogan “Terlengkap, Termurah, Terramah dan Tercepat.”

Di antara ratusan karya yang lahir hari itu, mungkin tidak semuanya membawa pulang piala. Namun, setiap anak membawa sesuatu yang tidak kalah penting: pengalaman untuk berani berkarya, berani tampil, dan percaya bahwa imajinasinya layak untuk dituangkan menjadi sebuah karya. (Bro Adi)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *