Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
PalembangPendidikanSumsel

Kukuhkan 400 Siswa Baru, SMAN 17 Palembang Perkuat Pendidikan Karakter dan Bidik Perguruan Tinggi Favorit

Logo Media Palembang Terkini
15
×

Kukuhkan 400 Siswa Baru, SMAN 17 Palembang Perkuat Pendidikan Karakter dan Bidik Perguruan Tinggi Favorit

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PALEMBANG, Palembangterkini.com – SMA Negeri 17 Palembang mengukuhkan sekitar 400 siswa baru kelas X tahun pelajaran 2026/2027, Rabu (21/10/2026). Mengusung semangat “Berprestasi, Berinovasi, Berkarakter”, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen sekolah dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki kedisiplinan, integritas, dan akhlak yang baik.

Prosesi pengukuhan yang turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd., tersebut menandai bergabungnya para siswa sebagai bagian dari keluarga besar SMAN 17 Palembang. Momentum ini sekaligus mempererat sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mendukung proses pendidikan serta pengembangan potensi peserta didik.

Example 300x600

Kepala SMAN 17 Palembang, Rozali, S.Pd., M.Pd., mengatakan pengukuhan tersebut sebenarnya direncanakan berlangsung pada awal tahun pelajaran. Namun, pelaksanaannya baru dapat dilakukan pada Oktober karena sekolah menunggu penyelesaian seragam jas yang dipesan para siswa.

“Untuk hari ini lebih kurang 400 siswa baru, baik putra maupun putri,” ungkap Rozali saat diwawancarai.

Menurutnya, pengukuhan bukan sekadar seremoni penerimaan siswa baru, melainkan juga menjadi pengingat bagi peserta didik untuk menjaga nama baik sekolah, melanjutkan tradisi positif yang telah dibangun, serta menerapkan nilai-nilai kedisiplinan dan tanggung jawab selama menempuh pendidikan.

Dalam kesempatan yang sama, sekolah memberikan penghargaan kepada siswa-siswa terbaik yang mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan latihan dasar kepemimpinan (Latdis). Penghargaan berupa plakat tersebut menjadi bentuk apresiasi atas prestasi dan partisipasi siswa selama mengikuti rangkaian kegiatan pengenalan lingkungan sekolah dan pembinaan kepemimpinan.

Pengumuman penerima penghargaan sengaja dirangkaikan dengan pengukuhan agar para orang tua dapat menyaksikan langsung pencapaian putra-putri mereka. Langkah ini juga diharapkan dapat menumbuhkan motivasi siswa untuk terus mengembangkan kemampuan dan berani meraih prestasi.

Perkuat Pendidikan Karakter melalui Pembinaan Asrama

Selain mengandalkan pembelajaran di kelas, SMAN 17 Palembang mengoptimalkan pembinaan karakter melalui program asrama. Dari sekitar 400 siswa baru yang dikukuhkan, sebanyak 39 siswa berasal dari luar kota dan difasilitasi mengikuti program asrama.

Program tersebut diarahkan untuk membangun kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kebiasaan hidup teratur. Pembinaan di asrama juga menjadi bagian dari strategi sekolah dalam menyeimbangkan pencapaian akademik dengan pembentukan kepribadian dan penguatan nilai-nilai keagamaan.

Rozali menegaskan, para siswa diharapkan mampu mempertahankan reputasi sekolah melalui perilaku positif, baik di lingkungan pendidikan maupun di tengah masyarakat.

“Pesan kami kepada anak-anak sebanyak lebih kurang 400 ini, yang pertama kami juga berharap kepada mereka semoga anak-anak ini menjaga kedisiplinan dan integritas SMAN 17 Palembang, supaya mereka punya tradisi lama yang baik, punya karakter yang baik, punya akhlak yang baik,” ujarnya.

Untuk menunjang proses belajar, sekolah juga mendorong siswa memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia, termasuk asrama dan ruang multimedia interaktif. Fasilitas tersebut diharapkan mendukung kegiatan pembelajaran, pengembangan potensi, serta pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) apabila diperlukan.

Selain itu, sekolah disebut akan mendapatkan tambahan lima unit smartboard dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan pada tahun pelajaran ini. Kehadiran perangkat tersebut diharapkan dapat memperkuat dukungan teknologi dalam proses pembelajaran.

Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Peluang Masuk Perguruan Tinggi

Rozali, yang mulai bertugas pada 8 Juni 2026, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan siswa agar mampu meraih prestasi serta melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi favorit maupun sekolah kedinasan.

Ia menjelaskan, ketika mulai menjabat, proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) telah memasuki tahap kedua atau gelombang kedua menjelang pelaksanaan tes. Mekanisme penerimaan tahun ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, terutama karena jadwal dan aplikasi seleksi yang digunakan bersamaan dengan sekolah lain.

Menurutnya, kondisi tersebut turut memengaruhi jumlah pendaftar di SMAN 17 Palembang. Calon siswa yang telah dinyatakan lulus di sekolah lain pada tahap pertama tidak dapat kembali mengikuti seleksi melalui mekanisme yang sama.

“Kalau tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan dan waktunya tidak bersamaan dengan sekolah-sekolah lain, sehingga mereka banyak yang mencoba untuk tes di SMA Negeri 17 Palembang. Sedangkan di tahun ini, sudah waktu dan aplikasinya sama,” jelasnya.

Rozali mengungkapkan, saat pelaksanaan tes tertulis atau tes kompetensi akademik, jumlah pendaftar belum memenuhi kuota yang diharapkan. Ketika itu, masih terdapat kekurangan sekitar 15 siswa.

Meski demikian, kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi bagi sekolah untuk terus memperkuat kualitas layanan pendidikan, meningkatkan pembinaan siswa, dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap SMAN 17 Palembang.

Ia juga berharap kegiatan pengukuhan dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun sebagai bagian dari tradisi sekolah sekaligus momentum memperkuat komitmen seluruh warga pendidikan.

“Kami sangat berharap kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan untuk membantu dan mendukung kegiatan ini, baik dalam pembinaan murid maupun mata pelajaran,” katanya.

Rozali menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putri mereka kepada SMAN 17 Palembang. Kepercayaan tersebut, menurutnya, merupakan amanah yang harus dijalankan melalui pembinaan dan pelayanan pendidikan secara maksimal.

Ia menegaskan, keberhasilan siswa tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif keluarga. Hal ini terutama bagi siswa yang tinggal di asrama, karena kebutuhan sehari-hari, seperti makan, laundry, dan keperluan lainnya, belum seluruhnya dapat ditanggung melalui anggaran sekolah.

Karena itu, komunikasi dan kerja sama antara pihak sekolah dan orang tua dinilai penting agar pembinaan siswa dapat berlangsung secara berkesinambungan.

Integrasikan Akademik, Kedisiplinan, dan Pendidikan Keagamaan

Dalam mempersiapkan masa depan siswa, SMAN 17 Palembang menerapkan pola pembinaan yang mengintegrasikan penguatan akademik, kedisiplinan, dan pendidikan keagamaan. Sekolah berupaya mengarahkan peserta didik agar memiliki kesiapan menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi sekaligus membangun karakter yang kuat.

Rozali menyebutkan, sebagian besar siswa memiliki cita-cita melanjutkan pendidikan ke Fakultas Kedokteran. Selain itu, terdapat pula siswa yang ingin berkarier di bidang kedinasan, termasuk kepolisian dan Akademi Kepolisian (Akpol).

“Kami berharap ke depannya anak-anak yang menempuh pendidikan di SMA Negeri 17 Palembang ini mendapatkan tempat di perguruan tinggi yang baik dan dinas yang baik, baik itu kepolisian maupun Akpol,” ungkapnya.

Untuk mendukung target tersebut, siswa yang mengikuti program asrama menjalani berbagai kegiatan pembinaan keagamaan, di antaranya salat tahajud, membaca Al-Qur’an, dan program menghafal Al-Qur’an hingga 30 juz. Selama satu tahun menjalani pembinaan di asrama, mereka juga ditargetkan dapat mengkhatamkan Al-Qur’an.

Di samping pembinaan spiritual, sekolah memberikan pendampingan akademik melalui kelas malam atau pendalaman materi. Kegiatan yang berlangsung pukul 20.00 hingga 22.00 WIB tersebut difokuskan pada pembahasan soal-soal esensial sebagai persiapan menghadapi berbagai bentuk evaluasi akademik dan seleksi pendidikan lanjutan.

Perpaduan antara pembelajaran formal, pendalaman materi, pembiasaan ibadah, dan pembentukan kedisiplinan diharapkan mampu membantu siswa mengembangkan kemampuan secara menyeluruh. Dengan demikian, mereka tidak hanya memiliki bekal pengetahuan, tetapi juga ketahanan mental, tanggung jawab, dan karakter untuk menghadapi tantangan pada masa mendatang.

Rozali optimistis pola pembinaan tersebut dapat memberikan hasil positif apabila dijalankan secara konsisten dengan dukungan seluruh pihak.

“Dengan pembinaan tersebut, saya berkeyakinan bahwa anak-anak ini, insyaallah, akan berhasil ketika menyelesaikan pendidikan di SMAN 17 Palembang. Amin,” tuturnya.

Ia kembali mengajak orang tua dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dalam mendukung masa depan peserta didik.

“Saya berharap ke depannya anak-anak yang menempuh pendidikan di SMAN 17 Palembang bisa diterima di perguruan tinggi yang baik maupun sekolah kedinasan, baik di bidang kepolisian maupun Akpol. Anak-anak di sini mayoritas ingin masuk Fakultas Kedokteran. Mudah-mudahan cita-cita mereka dapat tercapai,” tambahnya.

Disdik Sumsel Dukung Penguatan Pembinaan Siswa

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd., secara resmi mengukuhkan sekitar 400 siswa baru kelas X SMAN 17 Palembang tahun pelajaran 2026/2027.

Prosesi pengukuhan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat semangat para siswa dalam menjalani proses pendidikan, mengembangkan potensi diri, serta mempersiapkan masa depan melalui jalur akademik maupun nonakademik.

Dalam sambutannya, Mondyaboni menyampaikan doa agar seluruh rangkaian pendidikan yang dijalani para siswa mendapat kemudahan dan keberkahan.

“Dengan ini mengukuhkan 400 murid SMA Negeri 17 Palembang tahun ajaran 2026–2027. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala selalu memberikan kemudahan kepada kita semua. Amin,” ujarnya.

Melalui pengukuhan tersebut, SMAN 17 Palembang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat mutu pendidikan dengan memadukan prestasi akademik, inovasi pembelajaran, kedisiplinan, dan pembentukan karakter.

Dengan dukungan sekolah, orang tua, serta pemangku kepentingan, para siswa diharapkan mampu menjalani pendidikan secara optimal, meraih prestasi sesuai potensinya, dan mewujudkan cita-cita untuk menembus perguruan tinggi favorit maupun sekolah kedinasan.

(Bro Adi)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *