Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Sumsel

JKN BPJS Kesehatan Jangkau 250 Marbot Ogan Ilir, Pendataan 600 Marbot Berlanjut

Logo Media Palembang Terkini
9
×

JKN BPJS Kesehatan Jangkau 250 Marbot Ogan Ilir, Pendataan 600 Marbot Berlanjut

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

OGAN ILIR, Palembangterkini.com — Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus diperluas di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Sebanyak 250 petugas masjid atau marbot kini telah terdaftar sebagai peserta JKN melalui segmen Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) yang didaftarkan oleh Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas perlindungan kesehatan kepada masyarakat, termasuk kelompok yang menjalankan peran sosial dan keagamaan di lingkungan desa maupun kelurahan.

Example 300x600

Pendaftaran 250 marbot tersebut belum menjadi tahap akhir. Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir masih melakukan pendataan dan proses pendaftaran terhadap marbot lainnya yang tersebar di sejumlah wilayah.

Berdasarkan data sementara, terdapat sekitar 600 marbot yang telah terdata di Kabupaten Ogan Ilir. Artinya, masih terdapat ratusan marbot yang akan menjadi sasaran pendataan dan pendaftaran kepesertaan JKN pada tahap berikutnya.

Wakil Bupati Ogan Ilir, Ardani, mengatakan perlindungan kesehatan merupakan kebutuhan mendasar yang harus menjadi perhatian pemerintah. Menurutnya, kesehatan menjadi modal penting bagi masyarakat agar tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dan memenuhi kebutuhan keluarga.

“Kalau diberi pilihan mendapatkan uang Rp10 triliun tetapi kondisi kita sakit dan tidak bisa beraktivitas, tentu lebih baik tidak mendapatkan uang sebanyak itu, tetapi kita diberikan kesehatan. Karena kesehatan itu nomor satu,” ungkap Ardani.

Menurutnya, keberadaan Program JKN memberikan manfaat penting bagi masyarakat karena memberikan perlindungan ketika peserta membutuhkan pelayanan kesehatan. Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya agar kelompok masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh jaminan kesehatan.

Bagi para marbot, kepesertaan JKN diharapkan memberikan rasa aman ketika harus mendapatkan pelayanan kesehatan. Dengan status kepesertaan yang aktif, peserta dapat memanfaatkan layanan kesehatan sesuai dengan ketentuan Program JKN tanpa harus terbebani biaya pelayanan kesehatan secara langsung sesuai manfaat yang dijamin.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palembang, Muhammad Fakhriza, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir dalam memperluas kepesertaan JKN.

“Dukungan dari Pemerintah Daerah tentunya menjadi bagian penting dalam mendorong tercapainya cakupan kepesertaan JKN secara menyeluruh di Kabupaten Ogan Ilir,” ungkap Fakhriza.

Fakhriza menegaskan, perluasan kepesertaan tidak cukup hanya dengan meningkatkan jumlah peserta. Status kepesertaan yang aktif juga menjadi hal penting agar masyarakat benar-benar dapat memperoleh manfaat perlindungan JKN ketika membutuhkan pelayanan kesehatan.

Berdasarkan data per 1 September 2026, cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Ogan Ilir telah mencapai 95,84 persen dari total penduduk sebanyak 455.217 jiwa.

Capaian tersebut menunjukkan sebagian besar masyarakat Ogan Ilir telah tercakup dalam Program JKN. Namun, upaya memperluas kepesertaan tetap dilakukan untuk memastikan semakin banyak masyarakat memperoleh perlindungan kesehatan.

Selain melalui pendaftaran peserta, BPJS Kesehatan bersama pemerintah daerah juga terus mendorong kegiatan sosialisasi dan advokasi kepada masyarakat. Edukasi tersebut penting agar masyarakat memahami manfaat kepesertaan JKN, memastikan status kepesertaan tetap aktif, serta mengetahui mekanisme dan kanal layanan yang dapat digunakan saat membutuhkan pelayanan kesehatan.

Pendataan terhadap marbot yang belum terdaftar menjadi salah satu langkah lanjutan dalam memperluas perlindungan tersebut. Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir diharapkan dapat secara bertahap menjangkau seluruh marbot yang telah terdata, sehingga kelompok masyarakat yang berperan dalam pelayanan sosial dan keagamaan ini turut memperoleh jaminan kesehatan.

Kolaborasi Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, BPJS Kesehatan, pemerintah desa, serta masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan cakupan JKN yang semakin luas dan aktif.

Dengan cakupan yang terus diperkuat, Program JKN diharapkan tidak hanya menjadi angka statistik kepesertaan, tetapi benar-benar memberikan kepastian perlindungan bagi masyarakat Ogan Ilir saat membutuhkan pelayanan kesehatan. (Bro Adi)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *